Wednesday, July 11, 2018

Soal-Soal sejarah


                

1. 
Coba jelaskan mengapa terjadi perlawanan rakyat Aceh terhadap Portugis pada pertengahan abad ke-16!
Jawab:
Aceh merupakan bandar strategi yg menjelma menjadi kerajaan dagang yg kuat pada zaman pemerintahan Iskandar Muda (1607-1636) pada pertengahan ini aceh menjadi ancaman. Kekuatan bagi portugis yg menguasa Malaka. Itulah sebabnya portugis selalu mengadakan blokade terhadap aceh yang mencegah hubungannya dengan bangsa luar.

2. Coba ceritakan secara singkat perlawanan rakyat Maluku terhadap dominasi Portugis!
Jawab:
Portugis berhasil memasuki Kepulauan Maluku pada tahun 1521. Mereka memusatkan aktivitasnya di Ternate. Pada tahun 1529 terjadi perang antara Tidore melawan Portugis. Penyebab perang ini karena kapal-kapal Portugis menembaki jung-jung dari benda yg akan membeli cengkeh ke Tidore. Tentu saja Tidore tidak dapat menerima tindakan armada Portugis. Rakyat Tidore angkat senjata. Terjadilah perang antara Tidore melawan Portugis. Portugis semakin berkuasa untuk memaksakan kehendaknya melakukan monopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku.

3.       3. Mengapa Sultan Agung bersikeras untuk mengusir VOC dari Batavia? Mengapa tidak berhasil?
Jawab:
Karena:
1.      tindakan monopoli yg dilakukan VOC,
2.      VOC sering menghalang-halangi kapal-kapal dagang Mataram yg akan berdagang ke Malaka,
3.      VOC menolak untuk mengakui kedaulatan Mataram, dan
4.      Keberadaan VOC di Batavia telah memberikan ancaman serius bagi masa depan Pulau Jawa.
Tetapi semua itu tidak berhasil karena, kekuatan antara VOC dengan senjatanya jauh lebih unggul, sehingga dapat memukul mundur semua lini kekuatan pasukan mataram.

4.        4.  Bagaimana pendapat dan penilaian kamu tentang pandangan bahwa Aru Palaka itu bukan merupakan pengkhianat tetapi justru merupakan tokoh pejuang dari Bone?
Jawab:
Menurut pendapat saya: Aru Palaka adalah seorang manusia biasa, yg dapat berbuat baik dan buruk. Semua yg telah ia perbuat banyak hal untuk rakyatnya, dan ia pantas untuk mendapatkan tahta menjadi seorang raja dengan apa yg telah ia perbuat.

5.         5.  Apa, mengapa, dan bagaimana “Siasat Hadiah Sultan”, coba jelaskan!
Jawab:
Mendengar adanya sayembara berhadiah itu, Pangeran Mangkubumi ingin mencoba sekaligus menakar seberapa jauh komitmen dan kejujuran Pakubuwana II. Pangeran Mangkubumi adalah adik dari Pakubuwana II. Pangeran Mangkubumi dan para pengikutnya berhasil memadamkan perlawanan Mas Said.

6.         6. Coba lakukan telaah hal ihwal tentang surat izin bermukim atau “surat pas” bagi orang-orang Cina dan coba kaitkan dengan fenomena kehidupan masyarakat Indonesia sekarang.
Jawab:
Untuk membatasi kedatangan orang-orang Cina ke Batavia, VOC mengeluarkan ketentuan bahwa setiap orang Cina yg tinggal di Batavia harus memiliki surat izin bermukim atau surat pas. Apabila tidakmemiliki surat ini, akan di tangkap dengan di beri waktu 6 bulan untuk mendapatkan surat ini terjadinya penyelewengan dengan biaya lebih mahal. Akibatnya orang Cina melarikan diri dan mengacaukan keberadaan VOC di Batavia. Berkaitan dengan di Indonesia banyak masyarakat bangsa Indonesia tidak memiliki KTP mereka seperti memiliki beban.

7.         7. Coba jelaskan jalannya perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Raden Mas Said, tunjukkan pula pembagian wilayah perlawanan antara kedua pasukan itu! Siapa De Clerq, bagaimana nasibnya?
Jawab:
Perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Mas Said (1749 – 1757) Pada tahun 1743, Paku Buwono II menyerahkan pantai utara Pulau Jawa kepada VOC. Pangeran Mangkubumi dan Mas Said tidak setuju, karena kota-kota di pantai utara Pulau Jawa merupakan pelabuhan dagang yang menjadi sumber penghasilan bagi Mataram. Pangeran Mangkubumi melawan Paku Buwono II, karena raja ini tidak menepati janjinya yang akan memberikan daerah Sukawati (Sragen). Bahkan dalam pertemuan para bangsawan di istana, pada tahun 1746, Mangkubumi dipermalukan oleh Gubernur Jenderal van Imhoff. Ketika perang mulai berkobar, Paku Buwono II wafat dan digantikan oleh puteranya yang bergelar Paku Buwono III. Dalam perang melawan VOC, Mangkubumi dan Mas Said menggunakan taktik gerilya. Ketika terjadi pertempuran di sungai Bogowonto, pasukan VOC banyak yang binasa, dan pimpinan VOC De Clerk juga tewas. VOC akhirnya berhasil membujuk Pangeran Mangkubumi untuk menandatangani Perjanjian Giyanti (1755). Isi Perjanjian Giyanti adalah Kerajaan Mataram dibagi dua, yaitu: a.    Mataram Barat diserahkan kepada Pangeran Mangkubumi dengan gelar Hamengku Buwono I, kerajaannya dinamakan Kasultanan Yogyakarta. b.    Mataram Timur, tetap dikuasai oleh Paku Buwono III, kerajaannya dinamakan Kasultanan Surakarta. Untuk menghentikan perlawanan Mas Said, VOC pada tahun 1575 membujuknya untuk menandatangani Perjanjian Salatiga yang isinya Kerajaan Surakarta dibagi dua, yaitu: a.    Bagian barat diperintah oleh Sultan Paku Buwono III, dan disebut Kasunanan. b.    Bagian timur diperintah oleh Mas Said, yang bergelar Pangeran Adipati Mangkunegoro I, wilayahnya disebut Mangkunegaran

8.         8. Di lingkungan kamu sangat mungkin terjadi sisa-sisa atau situs yang terkait dengan perang melawan penjajahan (kalau tidak ada di lingkungan kamu, cari peristiwa perang dulu yang paling dekat dengan daerah kamu). Coba buatlah cerita tentang peristiwa perang itu dalam bentuk tulis!
Jawab:
Pada zaman dahulu kala bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa Belanda, yg saat itu peperangan, dengan senjata pistol, golok, celurit dan kampak, dan banyak benda-benda lainnyaa yang mematikan puluhan ribu bangsa Indonesia. Dan Indonesiapun dengan penjajahan Belanda ini, tidak mau kalah dan berusaha agar Indinesia merdeka dan akhirnya pada tanggal 17 agustus 1945 “INDONESIA MERDEKA”

0 comments:

Post a Comment

.

cff